Bagaimanacara membangun damai sejahtra dalam kehidupan? - 25752217 gintingrita15 gintingrita15 27.11.2019 Sekolah Menengah Pertama terjawab Bagaimana cara membangun damai sejahtra dalam kehidupan? 1 Lihat jawaban Iklan Iklan ikemegawe15 ikemegawe15 Jawaban: Mwnghormati agama lain, tak membeda bedakan teman, tidak menggangu teman yang
Meciptakanprogram untuk mewujudkan sebuah desa dengan masyarakat yang sadar tentang kesehatan, gizi, pola hidup sehat, dan bersih baik jasmani dan rohanis. Menata kehidupan masyarakat yang aman, tertib, taat hukum, dan harmonis. Memperkuat ketahanan sosial dan budaya masyarakat berdasakan nilai luhur budaya lokal. Sinergitas pusat dan daerah
๏ปฟPembacayang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, RAHASIA hidup dalam DAMAI SEJAHTERA adalah belajar MELIHAT Allah turut bekerja dalam segala perkara untuk MENDATANGKAN KEBAIKAN APLIKASI 1. Apa yang dimaksud dengan melihat Allah turut bekerja dalam segala perkara? 2. Mengapa Anda perlu belajar melihat Allah bekerja dalam situasi yang Anda hadapi? 3.
Tuhantelah memberikan pedoman untuk memimpin langkah kehidupan kita, yaitu damai sejahtera yang ada di dalam hati kita. Tetapi seringkali kita abaikan, dan hal ini menyebabkan kita mengalami banyak masalah. Sebab itu, biarlah kita mau ijinkan damai sejahtera itu memimpin langkah kehidupan kita. 3. TIDAK PERCAYA KEPADA FIRMAN ALLAH (Yes. 26:3, 4)
Berikutbeberapa cara sederhana yang bisa kita lakukan, sebagai generasi muda, untuk menciptakan perdamaian dunia. 1. Jadilah Pribadi yang Baik tanpa Mengharapkan Imbalan Menjadi baik tidak berarti kamu harus memberi uang atau memberi hadiah kepada seseorang. Kebaikan yang kamu tujukan kepada orang-orang menunjukkan bahwa mereka itu penting.
OBHCgCo. Bacaan Hari ini Yohanes 1427 โDamai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.โ Allah telah berjanji untuk memberi Anda ketenangan jiwa. Bahkan salah satu nama-Nya adalah Jehovah Shalom, yang artinya, โTuhan Damai Sejahtera.โ Menemukan ketenangan jiwa merupakan salah satu kebutuhan terdalam kita. Jika Allah telah menjanjikan ketenangan jiwa namun Anda tak memilikinya, mengapakah? Berikut ini tiga hal yang bisa merampas damai sejahtera Anda Kita kehilangan damai sejahtera ketika keadaan berada di luar kendali kita. Banyak kehidupan berada di luar kendali kita. Kita terjebak dalam kemacetan lalu-lintas dan melewatkan acara penting. Pasangan suami istri berusaha mati-matian โ namun sayangnya tidak berhasil โ untuk memiliki bayi. Seseorang kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba dan bertanya-tanya bagaimana mereka akan mencukupi kebutuhan keluarga mereka. Ketika hal-hal ini โ besar atau kecil โ terjadi, kita menjadi frustrasi dan kehilangan ketenangan pikiran. Kita kehilangan damai sejahtera saat orang-orang tak dapat berubah. Cara paling cepat untuk menghilangkan ketenangan ialah dengan mencoba mengubah orang lain. Tentu tak setiap orang dapat berubah sesuai dengan kehendak Anda. Bahkan jika kita tahu itu tak akan berhasil, kita masih mencoba melakukannya! Dan itulah yang bisa menjauhkan kita dari damai sejahtera. Kita kehilangan damai sejahtera saat masalah tak dapat dijelaskan. Kita tahu hidup ini tidak adil. Banyak perkara tidak selalu berakhir indah. Dan ketika kita tidak mengerti alasannya, kita menjadi cemas, gugup, dan stres. Menerima damai sejahtera Allah bukan berarti hidup Anda akan terbebas dari masalah. Tapi itu artinya meski ketika dunia Anda tampak berantakan, Anda akan mampu berpikir jernih dan tidur nyenyak. Bagaimana cara mendapatkan damai sejahtera Allah dalam hidup Anda? Damai sejahtera-Nya bukanlah sesuatu yang Anda usahakan atau minta. Itu merupakan anugerah yang Anda terima dengan iman. Berpalinglah kepada Tuhan di dalam doa. Katakan pada-Nya apa yang ada di pikiran Anda. Renungkan hal ini โ Keadaan-keadaan apa yang tak terkendali yang telah mencuri damai sejahtera Anda belakangan ini? โ Bagaimana Allah menggunakan masalah untuk mendekatkan kita kepada-Nya dan membantu kita bertumbuh secara spiritual? โ Apa dampak dari memiliki hidup yang damai? Bacaan Alkitab Setahun Amsal 8-10; II Korintus 4 Fokuslah pada kebaikan-Nya dan damai sejahtera yang melampaui pemahaman Anda akan memenuhi hati dan pikiran Anda. Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren
Oleh DR H Fuad Thohari MA *Dalam suasana bahagia, sebagai Muslim, hendaknya kita saling mendoakan; mudah-mudahan kita semua termasuk orang yang beruntung dan selalu mendapat hidayah-Nya. Islam itu seperti buih, Islam tidak lagi punya wibawa di mata pemeluk agama lain, akibat banyak diantara kita yang ุญูุจูู ุงูุฌุงู ู ุงููุญูููุงุฉู gila jabatan, gila pengaruh, dan membabi buta dalam memburu mewahnya kehidupan duniawi, dan pada saat yang sama, kita ini justeru ููุฑูุงููููุฉู ุงููู
ูููุชู benci kematian. Umat Islam banyak yang terkena virus al-wahn, gila jabatan, gila pengaruh, dan membabi buta dalam memburu mewahnya kehidupan duniawi, dan pada saat yang sama, kita ini justeru ููุฑูุงููููุฉู ุงููู
ูููุชู benci kematian. Nampaknya, realitas ini sejalan dengan nubuat al-rasul Muhammad saw sebagaimana dinyatakan dalam sabdanya sebagai berikutุณูู ุฃุจู ุฏุงูุฏ - ุฌ 11 / ุต 371ุนููู ุซูููุจูุงูู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ูููุดููู ุงููุฃูู
ูู
ู ุฃููู ุชูุฏูุงุนูู ุนูููููููู
ู ููู
ูุง ุชูุฏูุงุนูู ุงููุฃูููููุฉู ุฅูููู ููุตูุนูุชูููุง ููููุงูู ููุงุฆููู ููู
ููู ูููููุฉู ููุญููู ููููู
ูุฆูุฐู ููุงูู ุจููู ุฃูููุชูู
ู ููููู
ูุฆูุฐู ููุซููุฑู ูููููููููููู
ู ุบูุซูุงุกู ููุบูุซูุงุกู ุงูุณูููููู ููููููููุฒูุนูููู ุงูููููู ู
ููู ุตูุฏููุฑู ุนูุฏููููููู
ู ุงููู
ูููุงุจูุฉู ู
ูููููู
ู ููููููููุฐูููููู ุงูููููู ููู ูููููุจูููู
ู ุงูููููููู ููููุงูู ููุงุฆููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ููู
ูุง ุงูููููููู ููุงูู ุญูุจูู ุงูุฏููููููุง ููููุฑูุงููููุฉู ุงููู
ูููุชู Artinya Rasulullah bersabda, โNyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.โ Seseorang berkata, โApakah karena sedikitnya kami waktu itu?โ Beliau bersabda, โBahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.โ Seseorang bertanya, โApakah wahn itu?โ Beliau menjawab, โCinta dunia dan takut mati.โ HR. Abu Dawud.Salah satu misi utama diutusnya Rasulullah SAW di muka bumi ini adalah untuk menyebarkan rasa kasih sayang, kerukunan, dan kedamaian. Suasana damai itu tidak hanya terhadap sesama manusia, tapi juga terhadap makhluk Allah lainnya, seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, air, bumi, dan sebagainya. Misi perdamaian ajaran Islam juga tercermin dalam kata โIslamโ itu sendiri, yang secara harfiyah literal berarti selamat, sejahtera, aman, dan harus menyadari, respons defensif dengan menyatakan, Islam itu berarti 'salam' damai saja tidak cukup. Setiap individu Muslim harus membuktikan tidak hanya dengan perkataan, tapi lebih penting lagi dengan amal perbuatan. Bahwa Islam dan kaum Muslimin adalah cinta damai dan betul-betul berorientasi menuju ke 'Dar al-Salam' dengan cara-cara yang damai. Menegakkan amar maโruf nahy munkar merupakan perintah Islam. Tetapi, nahyu munkar harus dilakukan dengan cara-cara yang maโruf, yakni cara yang baik, damai, persuasif, penuh hikmah, bijak, dan pengajaran yang baik. Bukan dengan cara-cara yang di dalamnya justru mengandung kemungkaran, seperti pemaksanaan, kekerasan, apalagi diakui, memang masih ada segelintir orang yang kebetulan beragama Islam melakukan tindakan kekerasan yang dapat dikatagorikan sebagai 'terorisme'. Terorisme tidak lain merupakan tindakan kekerasan untuk menciptakan rasa ketakutan yang meluas dalam masyarakat dan dapat menimbulkan jatuhnya korban secara tidak pandang bulu indiscriminateโ. Bahkan anehnya, karena pandangan yang sempit, tindakan kekerasan itu tidak jarang diklaim sebagai bagian dari โjihad fisabilillahโ.Pemberian justifikasi keagamaan atas keadaan kekerasan ini jelas keliru. Karena, sesungguhnya hampir semua ulama sepakat bahwa jihad sah hanya sebagai usaha 'bela diri' difaโiy, bukan agresi ibtidaโiy yang melewati batas. Jihad yang sah hanya bisa dijustifikasi dan dinyatakan pemimpin dan ulama yang legilimate, bukan ditentukan segelintir orang. Bahkan, jika jihad itu terpaksa dimaklumkan mereka yang memiliki otoritas, itupun tidak boleh dilakukan atas dasar tendensi kemarahan dan kebencian yang membuat para pelakunya mengabaikan keadilan. Allah SWT dengan nada serius mengingatkan dengan Firman-Nya ููููุงุชููููุง ููู ุณูุจูููู ุงูููููู ุงูููุฐูููู ููููุงุชููููููููู
ู ููููุง ุชูุนูุชูุฏููุง ุฅูููู ุงูููููู ููุง ููุญูุจูู ุงููู
ูุนูุชูุฏูููู"Dan Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas". QS Al Baqarah/2190Selanjutnya Allah SWT juga berfirman ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ููููููุง ูููููุงู
ูููู ููููููู ุดูููุฏูุงุกู ุจูุงููููุณูุทู ููููุง ููุฌูุฑูู
ููููููู
ู ุดูููุขููู ููููู
ู ุนูููู ุฃููููุง ุชูุนูุฏููููุง ุงุนูุฏููููุง ูููู ุฃูููุฑูุจู ูููุชููููููู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ุฅูููู ุงูููููู ุฎูุจููุฑู ุจูู
ูุง ุชูุนูู
ููููู, artinya "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakanโ.QS. Al Maidah/5 8Karena itulah, dalam usaha membuktikan bahwa Islam merupakan agama perdamaian, setiap Muslim harus damai di dalam dirinya sendiri, tidak dikuasai hawa nafsu, amarah, dan kebencian. Untuk berdamai dengan diri sendiri, setiap Muslim harus hidup damai dengan Tuhan-Nya, dan harus betul-betul menyerahkan diri taslim kepada Allah SWT. Ia harus meninggalkan seluruh hawa nafsu angkara murka, tidak boleh merasa paling benar, dan tidak boleh memaksa orang lain dengan kekerasan untuk tunduk kepadanya. Hanya dengan mewujudkan perdamaian dalam diri masing-masing, perdamaian di antara manusia dan lingkungan hidup dapat diciptakan. Allah SWT berfirman dalam surat al-Fath ูููู ุงูููุฐูู ุฃูููุฒููู ุงูุณูููููููุฉู ููู ูููููุจู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ููููุฒูุฏูุงุฏููุง ุฅููู
ูุงููุง ู
ูุนู ุฅููู
ูุงููููู
ู ููููููููู ุฌููููุฏู ุงูุณููู
ูุงููุงุชู ููุงููุฃูุฑูุถู ููููุงูู ุงูููููู ุนููููู
ูุง ุญููููู
ูุง artinya "Dialah Allah yang telah menurunkan ketenangan, kedamaian Sakinah kedalam hati orang-orang mukmin. Supaya keimanan mereka bertambah, disamping keimanan mereka yang telah ada". QS. Al Fath4Kita dilahirkan di zaman akhir, kita bukan Nabi, kita bukan Rasul, tetapi manusia biasa yang sering kali alpa, khilaf, dan berbuat salah. Kesalahan dengan Allah ditutup dengan taubat, menyesali, menarik, dan berjanji tidak mengulangi lagi. Kesalahan dengan sesama, dosa sosial, hanya dengan minta dimaafkan dan dihalalkan. Jangan sampai kita menjadi orang "muflis" alias itu, kalau kita ini menjadi pejabat, RT, RW, Camat, Menteri dan bahkan presiden, wajib bagi semua pejabat itu untuk meminta maaf kepada warga atau rakyatnya.* Lektor Kepala, Fakultar Syariah dan Hukum UIN Jakarta
Kolose 27 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Perhatikan ayat di atas. Sebelum hidup seseorang memiliki hati yang melimpah dengan syukur, pertama-tama orang itu harus BERAKAR di dalam Tuhan, kemudian DIBANGUN di atas Tuhan, dan akibatnya IMANNYA akan bertambah teguh dan setelah itu hatinya akan MELIMPAH DENGAN SYUKUR. Baca juga SI OPTIMIS VERSUS SI PESIMIS Dengan kata lain, iman yang teguh dan hati melimpah dengan syukur damai dan sukacita adalah sebuah hasil yang didapatkan ketika kita hidup berakar dan dibangun di dalam Tuhan dan kebenaran Firman-Nya. Dunia mengajarkan damai dan sukacita yang berdasarkan kondisi. Kalau kondisinya baik, hatinya senang. Kalau tidak ada masalah, hidupnya damai. Namun Firman Tuhan mengajarkan damai dan sukacita yang sama sekali berbeda dengan dunia. Damai dan sukacita yang Firman Tuhan tawarkan tidak berdasarkan situasi dan kondisi. Sekalipun orang menghina kita, kita dapat tetap bersukacita dan bersyukur. Sekalipun begitu banyak masalah dan tekanan dalam hidup kita, kita tetap dapat memiliki damai dan hati yang melimpah dengan syukur. Baca juga MERENUNGKAN KASIH KITA KEPADA BAPA SORGAWI Kita bisa mendapatkan damai, sukacita, dan hati yang melimpah dengan syukur seperti ini hanya melalui kehidupan yang berakar dan dibangun di atas pondasi Firman Tuhan. Tanpa hal itu, kehidupan kita akan jauh dari damai, sukacita, dan hati yang melimpah dengan syukur. penulis mistermuryadi